Skip to main content

Sel sebagai materi dasar kehidupan

Sel adalah sebuah unit materi kehidupan. Semua makhluk hidup terbentuk oleh sekurang-kurangnya satu sel. Salah satu contoh makhluk hidup yang memiliki satu sel adalah amoeba. Makhluk hidup bersel satu ini dinamakan pula sebagai organisme unisel (unicellular organism). Sedangkan kelompok makhluk hidup lainnya, yang memiliki banyak sel, kita sebut sebagai organisme multisel (multicellular organism). Kita, manusia, memiliki hingga jutaan sel. 

Peran sel-sel pada makhluk hidup, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan, adalah sama, yakni mengambil makanan, melepaskan energi, membuang sampah, berkembang biak dan bereproduksi. Akan tetapi, sel-sel tersebut memiliki struktur yang berbeda.

Bagian utama sel hewan terdiri atas nukleus dan sitoplasma. Nukleus terletak di pusat kendali sel; sitoplasma merupakan semua materi hidup, selain untuk nukleus. Bagian utama sel tumbuhan terdiri atas dinding sel,  membran sel, dan kloroplast. Dinding sel berbentuk kaku yang menyelimuti bagian luar sel, membantu sel tanaman agar tetap pada bentuknya. Membran sel merupakan lapisan yang berada di bawah dinding sel. Kloroplast adalah bagian yang mengandung unsur kimia hijau yang disebut klorofil, yang membantu tumbuhan hijau untuk menyerap energi dari cahaya matahari.

Referensi:

Bethell, George; Coppock, David. 1999. Biology First. Oxford University Press. p. 10.

Popular posts from this blog

Rekayasa biologi

Definisi-definisi mengenai rekayasa biologi ( biological engineering ) penuh dengan muatan konstruk sosial dan peran sosial dari rekayasa biologi. Sejumlah definisi telah dipaparkan oleh banyak sumber dan ahli untuk membantu kita menerapkan disiplin ilmu ini secara lebih tepat.  Terdapat dua pandangan utama terkait arti, atau kegunaan, seseorang menjadi seorang insinyur, atau ahli rekayasa (engineer) biologi, yakni (a) praktek dari profesi rekayasa biologi, dan (b) melakukan rekayasa biologi secara independen (Dooley, 2001).  Rekayasa biologi adalah sebuah disiplin rekayasa independen terapan yang berbasis ilmu-ilmu biologi. Johnson dan Davis (2001) berpendapat bahwa keterkaitan antara insinyur biologi dengan ilmu biologi sama dengan hubungan antara rekayasa/teknik kimia dan ilmu kimia, rekayasa/teknik mesin dan mekanika, dsb. Meskipun banyak disiplin rekayasa berbasis sains lain berlaku bagi materi dan sistem biologi, Johnson dan Phillips (1995) berpendapat bahwa prakt...

Taksonomi | Spesies kucing yang dilindungi

Daftar spesies kucing yang dilindungi yang termasuk ke dalam IUCN Red List (International Union for Conservation of Nature Red List) atau, di dalam bahasa Indonesia, Daftar Merah IUCN. Kategori Least Concerned (LC) Nama Internasional Binomial Wild Cat Felis silvestris Geoffroy's Cat Leopardus geoffroyi Leopard Cat Prionailurus bengalensis Sand Cat Felis margarita Jungle Cat Felis chaus Ocelot Leopardus pardalis Jaguarundi Herpailurus yagouaroundi Bobcat Lynx rufus Eurasian Lynx Lynx lynx Canada Lynx Lynx canadensis Caracal Caracal caracal Serval Leptailurus serval Puma Puma concolor Kategori Endangered (EN) Nama Internasional Binomial Andean Cat Leopardus jacobita Borneo Bay Cat Catopuma badia Flat-headed Cat Prionailurus planiceps Tiger Panthera tigris Iberian Lynx Lynx pardinus Kategori Vulnerable (VU) Nama Internasional Binomial Fishing Cat Prionailurus viverrinus African Golden Cat Caracal aurata Northern Tiger Cat Leop...

Archaebacteria

Para ilmuwan berspekulasi bahwa bentuk kehidupan awal di Planet Bumi adalah archaebacteria , yang merupakan organisme sel tunggal primitif yang beradaptasi di dalam lingkungan hidup yang ekstrim pada saat itu. Di dalam perkembangannya, proses adaptasi tersebut menghasilkan prokaryote , yakni sel yang tidak memiliki membran internal, dan eukaryote , yaitu sel yang lebih "sempurna" karena memiliki membran dan kompartementalisasi. Meskipun mengalami serangkaian tahapan evolusi kehidupan, achaebacteria masih dapat mempertahankan keberadaannya hingga saat ini.  Terlepas dari namanya, archaebacteria , disebut pula archaea , namun berbeda dari sebagian besar bakteri. Bentuknya serupa dengan bakteri, namun memiliki sifat biokimia dan genetik yang berbeda. Dalam beberapa hal, khususnya di dalam organisasi gen dan kontrol ekspresi gen, archaea lebih menyerupai eukaryote dibandingkan bakteri. Archaea hidup di tempat-tempat yang paling ekstrim di Planet Bumi. Beberapa hidup di dalam atau...